Korban Diduga Keracunan Menu MBG Berkurang, 21 dari 131 Siswa SMA 2 Kudus Masih Dirawat Inap
Kondisi siswa SMA 2 Kudus yang dirawat akibat dugaan keracunan Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) membaik. Dari 47 pasien rawat inap pada 29 Januari, kini tersisa 21 siswa.
KUDUS – Kondisi kesehatan sejumlah siswa SMA Negeri 2 Kudus yang dirawat di rumah sakit akibat dugaan keracunan Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan perbaikan. Sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Nuryanto, menyampaikan perkembangan terkini, Sabtu (31/1/2026). “Pada 29 Januari 2026 tercatat 47 siswa yang rawat inap, sedangkan hari ini berkurang menjadi tinggal 21 anak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penurunan jumlah pasien terjadi secara bertahap. “Pada Jumat (30/1) masih tercatat 31 siswa yang dirawat, kemudian hari ini (31/1) berkurang menjadi tinggal 21 siswa,” imbuh Nuryanto.
Awalnya, sebanyak 131 siswa SMA Negeri 2 Kudus menjalani perawatan medis dan dirujuk ke berbagai rumah sakit setelah mengalami gejala mual, muntah, dan pusing usai menyantap menu MBG pada Kamis (29/1).
Mereka ditangani di RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu, RS Kartika, RS Kumala Siwi, RS Islam, RS Aisyiyah, dan RS Sarkies Aisyiyah.
Saat insiden terjadi, Pemerintah Kabupaten Kudus bersama TNI/Polri bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh armada ambulans untuk mengantarkan para siswa ke rumah sakit terdekat guna penanganan medis segera. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


