Pendaki Gunung Muria Kudus Jatuh 40 Meter di Argopiloso, BPBD Berhasil Evakuasi
Pegunungan Muria. (Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Pendaki Gunung Muria Kudus Jatuh 40 Meter di Argopiloso, BPBD Berhasil Evakuasi

Pendaki asal Kudus selamat usai jatuh ke jurang 40 meter di jalur Argopiloso Gunung Muria. Tim gabungan mengevakuasi korban yang mengalami patah kaki.

TIMES Kudus,Kamis 14 Mei 2026, 18:49 WIB
410
A
Antara

KUDUSTim gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter di jalur pendakian Argopiloso, Gunung Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (14/5/2026). Korban ditemukan dalam kondisi selamat meski mengalami patah tulang kaki.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kudus, Any Wilianti, mengungkapkan peristiwa bermula saat tiga pemuda melakukan pendakian tektok menuju puncak Argopiloso untuk menikmati matahari terbit. Mereka berangkat sekitar pukul 03.00 WIB menggunakan dua sepeda motor.

Setibanya di kawasan wisata Rejenu sekitar pukul 03.10 WIB, ketiganya langsung melanjutkan perjalanan menuju puncak. Namun saat melintasi tanjakan di atas Pos IV, salah satu pendaki diduga kelelahan hingga kehilangan konsentrasi dan terjatuh ke dalam jurang.

Saat tiba di tanjakan di atas Pos IV, salah satu pendaki bernama Jonathan diduga mengalami kelelahan. Ketika melewati tanjakan akar pohon, korban kehilangan konsentrasi hingga terjatuh ke dalam jurang.

Korban diketahui berusia 20 tahun dan merupakan warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Dua rekannya, yakni Akbar Fachri Fachruddin dan Zaki, sempat memanggil korban dan masih mendapatkan respons dari dalam jurang.

Selanjutnya, salah satu rekan korban turun ke basecamp untuk melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar, perangkat desa, dan BPBD Kudus.

Mendapat laporan adanya kejadian membahayakan nyawa di jalur pendakian Gunung Muria, tim BPBD Kudus yang dipimpin Any Wilianti bersama Kasi Kedaruratan BPBD Kudus Ahmad Munaji dan tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi.

Sekitar pukul 10.00 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, korban mengalami patah tulang kaki akibat terjatuh dari jalur pendakian ke dalam jurang.

"Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan selanjutnya dilakukan proses evakuasi oleh tim gabungan," ujarnya.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Pos SAR Jepara, Satgas Destana Japan, Relawan Sedulur Dawe, TNI/Polri, Puskesmas Rejosari, FRPB Kudus, MDMC Kudus, SAR LPBI NU, GRI Unit Kudus, Badak Rescue, Mapala, relawan gabungan, serta warga sekitar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kudus, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.